waishamdalah.com

selamat membaca

Kamis, 20 September 2012

5-6 Bulan Berjuang di Pilgub DKI, Akhirnya Jokowi Pilek

Jakarta Konsentrasi Jokowi selama sekitar setengah tahun terakhir sedikit terpecah. Dia harus mengerjakan tugasnya di Solo dalam kapasitasnya sebagai wali kota, dan harus berjuang di pilgub DKI. Di pencoblosan pilgub DKI putaraan II hari ini pun akhirnya Jokowi pilek.

"Hampir 5-6 bulan kita bekerja, saya juga tidak ada capeknya. Tapi hari ini saya pilek," ujar Jokowi tersenyum sambil mengelap hidungnya dengan tisu. Hal itu disampaikan dia di Pos Pemenangan, Jl Borobudur, Jakarta, Kamis (20/9/2012).

Ucapan dan gaya Jokowi yang lucu ini disambut tawa riuh ratusan pendukungnya. Jokowi juga curhat dirinya lupa membawa minyak kayu putih.

Sambil menunggu pentepan resmi dari KPUD, Jokowi menyatakan keinginannya untuk berjalan-jalan lagi ke kampung dan gang sempit. Sebab menurutnya ada ribuan undangan dari warga kampung yang ditujukan untuknya dan hingga kini belum dipenuhi.

"Banyak sekali undangan, ribuan. Yang belum dikunjungi akan saya kunjungi," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak. Misalnya saja kepada warga Jakarta, yang mendukung dirinya dan Ahok maupun yang mendukung Foke-Nara. Sebab hari ini warga Jakarta telah melakukan Pilgub yang berjalan tertib, lancar, jujur, aman, adil, dan tidak ada masalah.

"Siapapun baik pendukung Pak Fauzi-Nachrowi dan Jokowi-Basuki, kita semuanya ingin nantinya bergerak bersama-sama, bersatu dalam kebersamaan. Membangun kota Jakarta untuk perubahan Jakarta lebih baik, Jakarta baru yang lebih baik tanpa terkecuali, semuanya harus ikut bersama-sama dan tidak ada yang ditinggalkan," harap Jokowi.

Sejumlah quick count menyebut Jokowi-Ahok unggul atas Foke-Nara. Misalnya Indonesia Network Election Survey (INES) merampungkan hasil quick count atau hitung cepat survei Pilgub DKI. Hasil akhir yang diperoleh Jokowi-Ahok 57,39% & Foke-Nara 42,61%. 

Sedangkan quick count yang digelar Kompas, pasangan Jokowi-Ahok unggul dengan 52,97 persen. Sementara pasangan Foke-Nara mendapat 47,03 persen.

Pendukung Doa Syukur di Markas Jokowi-Ahok

Jakarta Euforia kemenangan sementara pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama masih berlangsung hingga sore ini. Kemenangan yang merujuk hasil penghitungan cepat ini dirayakan dengan bernyanyi dangdut hingga doa bersama.

Pantauan repoter detikcom di Posko Pemenangan, Jl Borobudur 22, Menteng Jakpus, puluhan pendukung berjoget di halaman posko. Tapi bukan cuma itu, ada sekitar dua puluhan orang pemuda pendukungnya yang memilih menggelar doa bersama di posko.

"Doa syukur atas kemenangan Pak Jokowi," kata Adi, relawan dari Sawah Besar, Jakpus, Kamis (20/9/2012).

Adi mengatakan doa ini biasa dilakukan relawan dari Sawah Besar bila ada pertemuan di Posko. Pada pemungutan suara pertama tanggal 11 Juli lalu, mereka juga datang ke Posko.

Sekitar 15 menit relawan Jokowi berdoa dengan duduk melingkar di halaman samping posko. Mereka mengenakan kemeja kotak-kotak dan peci warna putih. "Kita datang nggak ada yang ngarahin, tapi inisiatif tiap ada pertemuan di posko ini selalu datang," tutur Adi.

Pasangan Jokowi, Basuki Thajaja Purnama sudah datang ke Posko. Basuki juga mendapat sambutan dari para pendukungnya.

Unggul di Quick Count, Jokowi: Kita Harus Beri Penghargaan Pada Foke

Jakarta Untuk sementara pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama unggul di sejumlah lembaga yang menggelar hitung cepat. Bila hasil ini sesuai dengan hitungan nyata, Jokowi mengajak semua warga DKI memberi apresiasi pada Fauzi Bowo.

"Kita harus memberikan penghargaan yang sebanyak-banyaknya pada Pak Foke. Beliau juga sudah banyak memberi untuk DKI," kata Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki di Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).

Rencananya, Jokowi juga bakal diskusi dengan Foke soal permasalahan di DKI. Wali Kota Solo itu ingin belajar banyak soal kondisi terakhir DKI.

"Karena beliau paling tidak lebih tahu birokrasinya, kalau soal lapangan beliau lebih tahu dibanding saya," imbuh eksportir mebel lulusan Fakultas Kehutanan UGM ini.

Untuk sementara, Jokowi unggul dari Foke-Nara di hitung cepat sejumlah lembaga survei. Hasil ini belum final, mengingat KPUD masih akan menghitung secara riil perolehan suara.

Unggul di Sejumlah Quick Count, Jokowi Disambut Meriah Pendukungnya

Jakarta Ratusan pendukung Jokowi-Ahok memenuhi Pos Pemenangan pasangan cagub tersebut. Mereka menyambut meriah pasangan yang unggul di sejumlah quick count di putaran kedua pilgub DKI Jakarta ini.

"Jokowi siapa yang punya?" teriak seorang pendukung dengan menggunakan pengeras suara di Pos Pemenangan Jokowi-Ahok di Jl Borobudur 22, Jakarta, Kamis (20/9/2012) sore.

"Yang punya kita semua," sambut pendukung yang lain.

Yel-yel yang sama juga disuarakan oleh pendukung untuk Ahok. Suasana benar-benar meriah. Para pendukung juga minta foro bersama dengan Jokowi yang datang ke Pos Pemenangan dengan diiringi politikus PDIP Maruarar Sirait.

Para pendukung Jokowi-Ahok juga memamerkan pelat nomor mobil B 1 JKW dan spanduk "Solo for Jakarta, Selamat Jalan Foke". Orasi digelar pula di tempat tersebut.

"Dengan bantuan Tuhan Yang Maha Esa akhirnya Jakarta punya pemimpin yang baru. Ini berkat dukungan tean-teman dan relawan semua," kata seorang orator.

Sekitar tiga ratus pendukung yang sebagian besar menggunakan baju kotak-kotak berdesakan di Jalan Borobudur menuju ke Pos Pemenangan Jokowi-Ahok. Alhasil arus kendaraan yang melewati jalan tersebut harus sedikit tersendat.

Indonesia Network Election Survey (INES) merampungkan hasil quick count atau hitung cepat survei Pilgub DKI. Hasil akhir yang diperoleh Jokowi-Ahok 57,39% & Foke-Nara 42,61%. 

Sedangkan quick count yang digelar Kompas, pasangan Jokowi-Ahok unggul dengan 52,97 persen. Sementara pasangan Foke-Nara mendapat 47,03 persen.

Quick Count STEKPI: Jokowi 56,62% & Foke-Nara 43,88%

Jakarta Hitung cepat atau quick count juga digelar kampus STEKPI. Hitung cepat yang digelar tim quick count STEKPI ini memperlihatkan pasangan Jokowi-Ahok unggul atas Foke-Nara.

Dalam siaran pers hasil quick count yang disampaikan STEKPI, Kamis (20/9/2012) pukul 15.17 WIB, Jokowi-Ahok sementara mendapatkan 56,62 persen suara, sedangkan lawannya Foke-Nara 43,38 persen suara.

Tim quick count STEKPI ini bermarkas di STEKPI School of Business di Jl Kampus STEKPI No 1 Kalibata, Jaksel, dengan melibatkan mahasiswa sebagai tenaga penyurvei. Tim ini juga dibimbing dosen Muyassaroh. Hingga saat ini, proses hitung cepat masih berlangsung dan baru selesai menghitung 29,66 persen sampel TPS.

Indonesia Raya Berkumandang di Markas Jokowi-Ahok

Jakarta Ratusan pendukung masih menunggu kedatangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama di Posko Kemenangan, Menteng, Jakarta Pusat. Sambil menunggu, pendukung meneriakan yel-yel dukungan.

Relawan Jakarta Baru tak henti-hentinya menyemangati para pendukung. Tak cuma itu, doa secara Islami dan Kristiani juga dilakukan. Setelah itu mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Pantauan di Posko Pemenangan, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta, Kamis (20/9/2012), tampak pula artis Gading Martin hadir. Dia meminta pendukung tetap solid. 

"Kemenangan ini harus solid, angkat jempol, kelingking dan telunjuknya," kata Gading.

Jokowi Menang di TPS Mega, Pendukung: Selamat Tinggal Foke


Jakarta "Selamat tinggal, Foke!" teriak pendukung Jokowi-Ahok di TPS 031, Kebagusan, Jakarta Selatan. Ucapan itu diteriakkan para pendukung saat Jokowi-Ahok dipastikan unggul di TPS tersebut.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (20/9/2012), Jokowi-Ahok mengantongi 201 suara di TPS tempat Megawati Soekarnoputri mencoblos. Sedangkan Foke-Nara mendapat suara 156. Surat suara yang tidak sah ada 10.

Ada sekitar 100 warga yang berkumpul di TPS dan mengikuti proses penghitungan suara. Di awal-awal penghitungan, perolehan suara Foke dan Jokowi sangat ketat. Beda suara kurang dari 10.

Namun kemudian Jokowi-Ahok melejit. Tetapi ketika suara yang dihitung mencapai angka seratusan, Foke mulai mengejar ketertinggalan, namun masih tetap di bawah Jokowi.

Jika suara Foke-Nara bertambah, pendukungnya bertepuk tangan. Sedangkan jika suara Jokowi-Ahok bertambah, pendukung juga berteriak-teriak kegirangan. "Jokowi! Jokowi! Selamat tinggal, Foke!" begitu teriak pendukung Jokowi. Kedua kubu pendukung pun saling berteriak huu.....

Usai penghitungan suara, kedua kubu pendukung lantas meninggalkan lokasi TPS. Massa berbaju kotak-kotak dan berbaju koko putih saat ini tak lagi ada di TPS 031, tinggal panitia sedang sedang beres-beres.