waishamdalah.com

selamat membaca

Rabu, 04 Februari 2015

Hingga Malam Ini, Banjir Masih Mengenangi Perum Asabri Sumenep

Sumenep – Sejumlah rumah warga di Perum Asabri, Satelit, tepatnya di sepanjang Jalan Arjuno dan sekitarnya masih tergenang banjir akibat hujan yang melanda wilayah kota Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu sore (1/2/2015).
salah satu rumah warga perum asabri kolor yang terendam banjir
Tempat ini, merupakan lokasi banjir tahunan. Namun, belum ada upaya apapun dari pemerintah daerah untuk mengatasi banjir tersebut. Bahkan, orang nomor satu di Bumi Sumekar ini sudah tahu lokasi banjir itu.
“Hingga malam ini, masih banyak rumah warga yang tergenang banjir. Pak bupati pernah lewat disini dan pasti tahu kalau sering banjir, tapi tidak ada solusi,” kata Uwais Gharni, salah seorang warga setempat melalui BlackBerry Messenger pada PortalMadura.Com, pada pukul 19.59 Wib.
Ketinggian air sempat setinggi lutut orang dewasa atau kisaran 60 cm. Dilokasi banjir juga terdapat rumah pejabat Pemkab Sumenep yakni Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Hadi Soetarto, di jalan Argopuro.
Ia menduga, banjir yang melanda Perumahan Asabri, karena sungai yang membentang di perumahan tersebut tidak dilakukan pengerukan. “Disini ada sungai, airnya sering meluap. Tapi, tidak pernah dilakukan pengerukan oleh pemerintah daerah,” tandasnya.
Saat ini, warga hanya berusaha membersihkan air bah yang masuk ke rumah-rumah dengan alat seadanya. Namun, mereka masih cemas hujan kembali turun. “Kalau hujan lagi malam ini, warga harus ngungsi,” katanya. (copy right : portalmadura.com)

Wafiqoh Jamilah : Saya Siap Maju Pada Proses Pemilukada Sumenep

Surabaya – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur yang bakal digelar tahun 2015 ini juga akan diramaikan oleh Nyai Hj. Wafiqoh Jamilah.
Mantan istri bupati Sumenep Busyro Karim yang akrab disapa Mila ini dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk maju dalam proses Pemilukada di Sumenep. “Saya siap maju pada proses Pemilukada Sumenep,” ujar Mila via telepon, Senin (2/2/2015).
wafiqoh jamila
Ia yang kini menetap di Surabaya mengaku sudah banyak para politisi dan bakal calon bupati Sumenep yang melakukan komunikasi untuk bersanding dalam proses Pemilukada nanti.
“Siapapun yang ingin silaturrahmi atau mau membicarakan Pemilukada, saya persilahkan. Tapi, harus di rumah, karena saya sudah mempunyai keluarga (suami, red). Selama ini, memang sudah lebih dari satu orang yang meminta saya untuk maju,” katanya tanpa menyebut identitas orang dimaksud.
Menurut dia, keinginannya untuk maju pada proses Pemilukada, bukan semata-mata ikut-ikutan. Melainkan, ada tujuan dan keinginan besar agar Sumenep lebih baik.
“Ada tujuh poin penting yang harus saya lakukan. Tiga diantaranya, peningkatan pemberdayaan perempuan, peningkatan keterlibatan kaula muda serta peningkatan kesejehteraan masyarakat kepulauan,” bebernya.
Hingga saat ini, yang sudah tegas menyampaikan ke publik bahwa akan maju pada proses Pemilukada Sumenep 2015, yakni Soengkono Sidik (Wakil Bupati periode 2010-2015), Zainal Abidin (pernah menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  Provinsi Jawa Timur), dan H. Moh. Sahnan (Pimpinan Gerakan Masyarakat Sumenep Sejahtera). (copy right : portalmadura.com)

PARTISIPASI UNIJA DI PAMERAN PENDIDIKAN KABUPATEN SUMENEP

Sumenep – Dalam rangka meningkatkan mutu kualitas pendidikan tinggi, Universitas Wiraraja Sumenep selalu hadir untuk menyediakan lahan pendidikan tinggi bagi masyarakat sumenep yang akan melanjutkan studiNya. berbagai upaya selalu ditingkatkan baik dari segi perkuliahan, fasilitas maupun kerjasama.
Oleh karena itu, UNIJA berpartisipasi dalam Pameran Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Sumenep yang bertempat di Graha Adi Poday, dalam pameran tersebut, Universitas wiraraja membuka dua stand sekaligus 29/01/2015.
Disela – sela berlangsungnya pameran pendidikan tersebut, terdapat ratusan orang yang menghadiri stand unija, diantarnya yaitu guru BK (bimbingan konseling) dan para siswa-siswi SMA baik dari daratan maupun kepulauan. Oleh karena itu hal tersebut merupakan suatu pembuktian Universitas tersebut yang telah banyak menarik peminat menjadi mahasiswa atau bagian dari instansi pendidikan tinggi itu.
duta kampus wiraraja
Adapun yang menjadi Ikon dari stand UNIJA yakni, para mahasiswa berprestasi baik dibidang akademik dan non akademik. Mereka merupakan salah satu contoh bukti nyata kepedulian UNIJA pada mahasiswa berprestasi dengan diberikannya beasiswa pada mahasiswa yang berprestasi.
Pada tahun ini melalui pameran pendidikan tersebut, unija membuka peluang sebesar – besarnya pada seluruh siswa-siswi berprestasi di daerah kepulauan khususnya untuk mendapat beasiswa penuh dalam menempuh pendidikan di Universitas Wiraraja Sumenep ini. Oleh karena itu peluang tersebut dibuka semata – mata untuk pengabdian UNIJA terhadap masyarakat Sumenep khususnya. (UGH/ALD)

WARNA BARU DALAM PELANTIKAN PEMBANTU REKTOR UNIVERSITAS WIRARAJA

Suksesi kepemimpinan Rektor Hj. Alwiyah, SE., MM. di periode keduanya ditandai dengan dilantiknya peara Pembantu Rektor Universitas Wiraraja periode 2014-2018, pelantikan para Pembantu Rektor dilaksanakan di Graha Sumekar pada tanggal 28 januari 2015. Para Pembantu Rektor yang dilantik di antaranya, Pembantu Rektor I Bidang Akademik Mohamad Harun, ST., MT. yang untuk kedua kalinya tetap menempati posisi jabatan yang sama, Pembantu Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan diserah terimakan dari Ir. RP. Much Muchtar, M.Ak kepada DR. Sjaifurrachman, SH., MH. Sedangkan untuk posisi Pembantu Rektor III bidang Kemahasiswaan diserah terimakan dari Amirul Fathoni, SE.,MM. kepada Dedy Arfiyanto, SE., MM.
Proses pelantikan diawali dengan pembacaan SK pengangkatan Pembantu Rektor oleh kepala Biro Administrasi Umum Moh. Hoesni, S.Sos. kemudian dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan oleh Rektor yang disaksikan oleh dua orang saksi dan Rokhaniawan.
momen pengambilan sumpah
Ada warna yang baru dalam proses pelantikan Pembantu Rektor untuk periode sekarang dibandingkan periode-periode sebelumnya, dimana pada prosesi pelantikan Pembantu Rektor tidak hanya dilaksanakan penandatanganan berita acara sumpah jabatan tetapi juga di sertai dengan penandatanganan Pakta Integritas  sebagai bentuk komitmen dan loyalitas para Pembantu Rektor kepada institusi/lembaga. Pakta Integritas yang dibuat dan ditandatangani oleh Pembantu Rektor bukanlah inisiatif Rektor tetapi merupakan keinginan dari para Pembantu Rektor untuk menunjukkan Dedikasi, komitmen dan integritas dalam melaksanakan tugas yang diembannya.
Dalam sambutannya Rektor mengatakan bahwa tugas dan tanggung jawab para Pembantu Rektor sangatlah kompleks. Hal ini sejalan dengan tuntutan dan perkembangan dalam rangka menuju sebuah Universitas yang sehat, maka tata kelola harus dilakukan secara professional. Sebuah perguruan tinggi yang sehat haruslah memenuhi 15 standart, dan dari 15 standart yang telah di persyaratkan, Universitas Wiraraja telah memenuhi 8 standart. Oleh karenanya di harapkan para Pembantu Rektor dapat mengakselerasi tugas-tugasnya agar target yang diinginkan dapat terwujud.
Sambutan lainnya disampaikan oleh perwakilan dari ketua umum Yayasan Arya Wiraraja yang diwakilkan oleh Noer Muhammad, M.Si selaku wakil ketua II. Dimana beliau dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pembantu Rektor lama yang telah memberikan dedikasinya kepada Universitas Wiraraja selama menjabt sebagai Pembantu Rektor periode 2010-2014, dan acara pelantikan Pembantu Rektor diakhiri dengan pembacaan do’a dan ramah tamah.

COMPUTER ASSISTED TEST (CAT) ADALAH BENTUK PENINGKATAN BIDANG IT UNIJA

Era modern seperti saat ini telah banyak memperbaruhi segala sektor terutama dibidang IT, hal tersebut selaras dengan upaya yang dilakukan salah satu Instansi Pendidikan Tinggi Swasta ternama disumenep ialah Universitas Wiraraja Sumenep.
contoh laman uji PMB online
Kampus yang identic dengan pohon cemara udang tersebut saat ini mengadop sistem Ujian dengan dibantu Komputer, salah satunya diterapkan pada Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang kini telah menggunakan sistem ujian seleksi secara komputerisasi, cara tersebut telah selaras dengan yang digunakan oleh Pemerintah untuk menjaring Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Computer Assisted Test (Cat) merupakan salah satu metode seleksi atau sistem rekruitmen dengan alat bantu computer untuk mendapatkan standart minimal kompetensi dasar bagi calon mahasiswa baru yang mendaftar di kampus ini.
Setiap calon Mahasiswa Baru (MABA) akan berhadapan dengan lembar jawaban computer untuk ujian seleksinya, dan ditahun 2015 ini Universitas Wiraraja Sumenep telah menerapkan sistem tersebut dalam proses penjaringan mahasiswa baru.
Selain itu unija juga telah menerapkan pendaftaran secara Online yang telah diterapkan selama tahun 2014, dua hal tersebut adalah bukti nyata kiprah Universitas Wiraraja Sumenep untuk meningkatkan kemajuan dibidang IT.
Maksud dan tujuan dari penerapan sistem ini ialah, untuk mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standarisasi hasil ujian dan menetapkan standart nilai.
Sedangkan keunggulan dan manfaatnya adalah peserta test dapat semua ,ateri soal kompetensi dasar telah tersedia secara komputerisasi, dan penilaian dilakukan secara objektif. (RED:UGH)

Kamis, 19 Juni 2014

penutupan dolly adalah pembunuhan pertumbuhan ekonomi

dolly bukan hanya sekedar tempat prostitusi namun di balik itu ada banyak hal yang tak diketahui oleh kita, di balik itu ada pertumbuhan ekonomi yang dapat merubah nasib masyarakat sekitar, kalau itu di tutup maka akan membunuh pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya, solusi terbaiknya mungkin bukan untuk di tutup tetapi lebih baik untuk dipindah tempatnya, ketika itu dipindah maka pertumbuhan ekonomi akan merata di indonesia, mungkin ini cara cepat untuk merubah pertumbuhan ekonomi suatu daerah, pertanyaannya kalau dipindah, tempat mana yang tepat untuk yang berikutnya, masih di Jatimkah???
kalau di Jatim daerah mana yang tepat,?
setujukah kalau di pindah???

Selasa, 20 Mei 2014

Universitas Wiraraja Tanda Tangani MoU dengan Universite Catholique de Lille Prancis

gambar : copy right Portal Madura
Prancis – Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Alwiyah telah menandatangani MoU dengan pihak Universite Catholique de Lille, Prancis.
“Kerjasama itu dalam hal pendidikan penelitian dan pertukaran mahasiswa,” ujar Alwiyah dalam pesan BBM yang diterima Redaksi PoltalMadura, pukul 01:54 WIB, Selasa (6/5/2014).
Pihak Universite de Lille, kata dia, sangat baik dalam menyambut rombongan APTISI yang diwakili 30 orang se Indonesia. “Banyak hal yang bisa kita terapkan di Unija. Semua ini saya lakukan, hanya untuk kemajuan Unija kedepan,” tegas Alwiyah pada pukul 21:00 waktu Prancis.
Lille adalah salah satu kota pelajar terbesar di Perancis dengan lebih dari 150.000 siswa. Hal ini membuat kota muda dan semarak dengan banyak kegiatan budaya dan perayaan yang terjadi sepanjang tahun.
Lille tidak hanya sebuah pusat pendidikan, penelitian dan layanan, melainkan penuh kehidupan dan menawarkan berbagai kesempatan olahraga dan budaya. Kampus adalah klub rumah bagi lebih dari 300 mahasiswa dan masyarakat.
Pihak Universite Catholique de Lille menganggap internasionalisasi kampus membuat kontribusi penting untuk perkembangan mahasiswa itu sendiri. “Saya akan berusaha maksimal, dalam upaya Unija lebih berkualitas. Dengan kerjasama ini, tentu akan berdampak positif bagi mahasiswa Unija yakni dalam pendidikan penelitian dan pertukaran mahasiswa,” tandasnya.
Rektor Unija, Alwiyah yang juga pengurus APTISI Jatim satu-satunya Rektor yang mewakili Jatim dalam study tersebut.
Perguruan tinggi yang akan dikunjungi diwilayah Eropa yakni Univ Catholique de Lille Perancis, Univ of Dusseldolf Jerman, Saxion Univ Enschede Belanda.
Dijadwalkan, kunjungan sampai tanggal 11 Mei 2014.

Unija Sumenep Kerjasama Dengan Saxion University Belanda

Belanda – Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali membangun kerjasama dengan pihak Saxion University Belanda.
Rektor Unija Sumenep, Alwiyah mengaku banyak hal yang bisa dilakukan dengan Saxion University Belanda. Namun, pihaknya lebih fokus pada kerjasama penelitian dan pertukaran mahasiswa.
gambar : copy right Portal Madura
Selain itu, Alwiyah yang mewakili APTISI Jatim ke negara Eropa ini akan matchmaking mengenai beasiswa untuk dosen S3 di Saxion.
“Unija sudah melakukan MoU sendiri dengan Saxion University. Tentu, kerjasama itu yang sesuai dengan kondisi Unija, summer program (musim panas, red) untuk dosen ke Saxion University,” ujar Alwiyah pada PortalMadura, dari Belanda, Kamis (8/5/2014).
Menurut Alwiyah, dilingkungan Saxion University Belanda, yang paling unggul adalah Fakultas Hukum. “Saya juga telah menyerahkan profil Unija ke President (Rector) Saxion Enschede Univ, Mr Wim Boomkamp,” katanya.
Saxion Universitas Ilmu Terapan adalah salah satu lembaga terbesar pendidikan tinggi di Belanda, dengan lebih dari 24.000 siswa (dan masih terus berkembang). Universitas Saxion memiliki sejarah yang kaya-akarnya dapat ditelusuri kembali ke 1875.
Penggabungan dua lembaga pendidikan, Hogeschool Enschede dan Hogeschool Ijselland, pada tahun 1998. Penggabungan ini diaktifkan Saxion untuk membangun lebih lanjut pada posisi yang kuat di Belanda. Sejak itu, Universitas Saxion diakui sebagai pusat yang penting di tingkat regional, nasional dan internasional.
Universitas Ilmu Terapan Saxion memiliki empat kampus di Timur Belanda. Salah satu dari empat kota Belanda yakni dari Deventer, Enschede, dan Hengelo Apeldoorn. Berkat kontribusi penting pertanian ke ekonomi lokal, daerah ini terkenal untuk pedesaan indah dan cukup santai kehidupannya.
Di empat lokasi Saxion memiliki fasilitas transportasi umum yang baik, hiruk pikuk kota besar Amsterdam, Rotterdam, Utrecht dan Den Haag berjarak tidak lebih dari 1 jam.
Saxion University terletak di timur Belanda berbatasan langsung dengan Jerman. Lulusannya telah diakui oleh dunia dan memungkinkan lulusan S1 dan S2 memperoleh kedudukan yang lebih baik di negara asal atau dibanyak negara lain.
Universitas ini telah bekerja sama secara intensif dengan Jerman, Inggris dan negara lainnya dan memiliki lulusan dengan keahlian sebaik negara maju lainnya, karena adanya EXCANGE PROGRAM dan PLACEMENT / TRAINING PROGRAM dengan Amerika serta negara Eropa lainnya.
Perguruan tinggi yang dikunjungi diwilayah Eropa yakni Univ Catholique de Lille Perancis, Univ of Dusseldolf Jerman, Saxion Univ Enschede Belanda.
Dijadwalkan, kunjungan sampai tanggal 11 Mei 2014. Rektor Unija Sumenep, Alwiyah bersama 30 orang APTISI se Indonesia.
Rektor Uija Sumenep bertemu forum rektor PTS di Eropa

gambar : copy right Portal Madura
Den Haag – Perjalanan Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Kabupaten Sumenep, Alwiyah, selama berada di Eropa aktif melakukan komunikasi dengan PortalMadura.Com.
Alwiyah yang berangkat mewakili Jawa Timur atas nama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) itu, selalu menginformasikan peristiwa atau kejadian selama berkunjung ke tiga Universitas yakni yakni Univ Catholique de Lille Perancis, Univ of Dusseldolf Jerman, Saxion Univ Enschede Belanda.
Rektor cantik ini tidak sendirian, melainkan bersama 30 orang APTISI lainnya. Mereka mempunyai tujuan yang sama, yakni dalam usaha kerjasama dengan Universitas yang sudah bertaraf Internasional. Itu semua tentu untuk kemajuan kampus masing-masing.
Selama Rektor Unija Sumenep Alwiyah melakukan kunjungan, PortalMadura (PM) mengawal penuh untuk menginformasikan misi dan visinya. Awalnya, rombongan APTISI tidak tahu jika selama berada di Eropa sudah di rilis di media online PortalMadura.
“Mereka menemukan sendiri, mas! (PortalMadura, red) Panitia kaget saat buka google langsung muncul foto bu Alwiyah di PortalMadura, dan saya mendapat applouse dari seluruh peserta satu bus. Mereka tahu PortalMadura sekitar jam 10 malam masih terang,” ujar Alwiyah pada pukul 19.30 WIB waktu Den Haag atau pukul 00.37 WIB, Jumat (9/5/2014).
Selama kunjungan yang melintasi beberapa negara Eropa, media online PortalMadura satu-satunya media yang mengawal romobongan APTISI. “Kita check out dari Mercure Paris lewat Belgia ke Jerman sebentar, terus check in Sandton Resort Bad Boekelo Enschede Belanda. Jadi kemarin, seharian kita melintasi empat negara yakni Perancis, Belgia, Jerman dan Belanda. Sarapannya, tentu PortalMadura,” kata perempuan yang murah senyum ini.
Kunjungan APTISI tersebut dijadwalkan tuntas sampai tanggal 11 Mei 2014.
Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) adalah organisasi pro-fesi yang beranggotakan seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan seluruh Badan Hukum Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (BHP-PTS) di seluruh Indonesia. APTISI berkedudukan di Jakarta.
Pendiriannya ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BM-PTSI) ke-IV yang diselenggarakan di Jakarta pada tangga 1-3 Maret 1999.
Dalam MUNAS tersebut diputuskan untuk mengubah nama organisasi yang dahulunya berbentuk ‘Badan Musyawarah’ menjadi organisasi baru yang berbentuk Asosiasi dengan nama ‘Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia’ dan disingkat APTISI.
Dengan demikian, APTISI adalah organisasi baru yang secara historis mempunyai misi dan tujuan yang tidak dapat dipisahkan dari keberadaan tujuan organisasi BM-PTSI yang didirikan pada tahun 1984 di Jakarta.
Organisasi APTISI telah terdaftar di Direktorat Jenderal Sosial Politik, Depdagri Nomor 123 tahun 1999/VIP.
Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) mewakili aspirasi lebih dari 3000 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia, selain berkomitmen menyusun program-program untuk memajukan PTS dan pendidikan nasional, juga memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah dalam pembangunan bangsa baik yang berkaitan dengan masalah pendidikan maupun masalah sosial kemasyarakat.

Senin, 27 Januari 2014



SEPEREMPAT ABAT UNIJA
Sumenep -  bulan desember 2013, universitas wiraraja sumenep, genap berusia 27 tahun, dan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 27 tahun, universitas wiraraja sumenep melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun saat Dies Natalis, adapun beberapa kegiatan tersebut terlaksana selama hampir 3 pekan di lingkungan universitas wiraraja. Ir. Didik Wahyudi sebagai ketua panitia dies natalis ke 27 mengatakan, ‘’ beberapa rangkaian kegiatan yang sudah di siapkan oleh panitia bertujuan untuk merayakan dan mensukseskan acara dies natalis ke 27 unija yang bertema Nurturing University leadershep  di tahun 2013 ini’’ pungkas pria yang juga Dekan Fakultas pertanian itu, ‘’ alhamdulillah beberapa bahkan seluru rangkaian kegiatan dies natais ke 27 unija berjalan lancar, kegiatan – kegiatan yang sudah kami laksanakan diantaranya :
1.      Lomba Volly (mahasiswa & karyawan)
2.      Lomba Bola india (mahasiswa & karyawan)
3.      Lomba tarik tambang (mahasiswa & karyawan)
4.      Pemilihan Duta kampus (mahasiswa)
5.      Pemilihan master of ceremony (mahasiswa)
6.      Bazar (UKM, KARYAWAN dan Universitas)
7.      Fun Bike dan Parade Musik (umum)
8.      Out Bound
Dari berbagai rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud dari rasa bahagia kami keluarga besar universitas wiraraja sumenep dalam merayakan Dies Natalis ke 27 unija, lanjut Didik.
 Dan juga perlu saya tegaskan seluruh rangkaian kegiatan di atas bukan hanya sebatas kegiatan, ada manfaat dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut tentunya, ada hal positif yang bisa kita petik, misal rasa persaudaran tumbuh antara karyawan, mahasiswa juga seluruh civitas akademika, selain itu, kita juga bisa menjaring beberapa mahasiswa yang berprestasi di kegiatan – kegiatan tersebut misal di lomba volly, kita bisa jaring pemain – pemain berbakat yang ada di fakulltas – fakultas untuk di jadikan 1 tim di universitas, lalu bisa kita libatkan di ajang olahraga mahasiswa nasional, pungkas didik.
Jadi tidak hanya semata hura – hura merayakan kesenangan, namum ada hal – hal positif juga yang bisa kita petik, dan harapan saya selaku ketua panitia, hari ini, esok dan seterusnya dari usia unija yang ke 27, unija bisa maju dan tumbuh menjadi Perguruan tinggi yang terkemuka, bukan berarti sekarang belum terkemuka, namun bisa lebih baik minimal dari hari ini, pungkas Didik

Selain itu, Mujib hannan selaku ketua divisi lomba di kepanitiaan Dies Natalis ke 27 mengatakan, semua kegiatan lomba berjalan lancar dan meriah, misalkan di ajang pemilihan duta kampus, sudah terpilih Pemenang – pemenang mahasiswa yang sangat potensial, pungkas Mujib, pemenang duta kampus pria yaitu NANDA SEPTEA PRATAMA perfakilan FISIP, lalu pemenang duta kampus putri yaitu AYU RATNASARI, mereka terpilih sebagai juara berdasarkan keputusan dewan juri yang memang berkopeten di bidang tersebut, lanjut Mujib.
Juri – juri disini di antaranya yang pertama Bpk Ir. Didik Wahyudi. Mt, yang kedua Bpk. Moh. Harun. Mt, dan yang ketiga Bpk. Amirul Fathoni. S,e.ME. ketiga dewan juri tersebut menilai peserta dari tiga aspek, yaitu Beauty, Brain, and Beahafyor, setelah melewati tahap audisi dan grand final, dewan juri memutuskan mereka berdua sebagai juara Duta Kampus tahun 2013, lanjut Pria yang juga PDII fakulta kesehatan tersebut.
Harapan kita selaku civitas akademika, Duta kampus bukan hanya Ikont unija, tapi bagai mana agar mampu membawai mahasiswa unija agar menjadi mahasiswa yang berprestasi di akdemik atau nn akademik, juga mampu memprmsikan kampus di dunia luar, lanjut Mujib
Darin kegiatan lomba – lomba yang sudah dilaksanakan panitia, tentunya sudah di hasilkan juara – juara dari beberapa kegiatan lomba tersebut,
Ø  Lomba Volly Putra Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
2.      Juara II                        : Fakulltas Hukum
3.      Juara II                        : Fakutas Ilmu Kesehatan

Ø  Lomba Volly Putri Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
2.      Juara II                        : Fakultas Ilmu Kesehatan
3.      Juara III           : Fakultas keguruan dan imu pendidikan

Ø  Lomba Volly Dosen & Karyawan
1.      Juara I             : Biro Administrasi Umum
2.      Juara II                        : Fakultas Tekhnik
3.      Juara III           : Fakultas Ekonomi



Ø  Lomba Lari Karung Putra Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakutas ilmu sosial dan ilmu politik
2.      Juara II                        : Fakultas ilmu kesehatan
3.      Juara III           : Fakultas ilmu pertanian

Ø  Lomba Lari Karung Putri Mahasiswi
1.      Juara I             : Fakultas pertanian
2.      Juara II                        : Fakutas hukum
3.      Juara III           : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Ø  Lomba Lari Karung Dosen dan Karyawan Pria
1.      Juara I             : Fakultas teknik
2.      Juara II                        : Biro Administrasi Umum
3.      Juara III           : BAAK

Ø  Lomba Lari Karung Dosen dan Karyawan Wanita
1.      Juara I             : Fakultas teknik
2.      Juara II                        : BAAK
3.      Juara III           : Biro Administrasi Umum

Ø  Lomba Bola India Putra Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakultas Hukum
2.      Juara II                        : Fakultas Teknik
3.      Juara III           : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Ø  Lomba Bola India Putri Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakultas Teknik                    
2.      Juara II                        : Fakultas Ilmu Kesehatan
3.      Juara III           : Fakultas Pertanian

Ø  Lomba Bola India Dosen dan Karyawan Pria
1.      Juara I             : Fakutas ilmu kesehatan
2.      Juara II                        : Fakultas pertanian
3.      Juara III           :Fakultas hukum




Ø  Lomba Bola India Dosen dan Karyawan Wanita
1.      Juara I             : Fakultas pertanian
2.      Juara II                        : Fakultas ilmu kesehatan
3.      Juara III           : Fakultas ekonomi

Ø  Lomba Tarik Tambang Putra Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakutas Teknik
2.      Juara II                        : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
3.      Juara III           : Fakultas hukum

Ø  Lomba Tarik Tambang Putri Mahasiswa
1.      Juara I             : Fakutas teknik
2.      Juara II                        : Fakultas ekonomi
3.      Juara III           : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Ø   Lomba Tarik Tambang Dosen dan Karyawan Pria
1.      Juara I             : Fakutas pertanian
2.      Juara II                        : Fakultas teknik
3.      Juara III           : Fakultas BAAK

Ø  Lomba Tarik Tambang Dosen dan Karyawan Campuran
1.      Juara I             : Fakutas keguruan ilmu pendidikan IPA
2.      Juara II                        : Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
3.      Juara III           : Badan administrasi umum

Dan para juara – juara dari perlombaan tersebut, tentunya mendapatkan penghargaan dari panitia berupa piagam dll, acara ini tidak mungkin terlaksana denga sukses tanpa dukungan dari semua aspek kampus, pungkas mujib.
Saya ucapkan selamat pada pemenang serta terima kasih kepada Ketua panitia bpk didik dan seluruh panitia yang lain atas kerja samanya dalam menyukseskan acara dan lomba – lomba peringatan dies natalis unija ke 27, lanjut mujib.
Di samping itu, Febriana juara Duta Kampus putri tahun 2012 mengungkapkan kegembiraannya atas di raihnya kembali Duta Kampus oleh perwakilan Fisip, ‘’ alhamdulillah fisip kembali menjadi juara di tahun ini’’ pungkas wanita bertubuh tinggi ini.
Bahkan tahun ini fisip mendominasi Duta Kampus, yang juaranya banyak dari Fisip fakultas saya, harapan saya kedepan Fisip semoga masi bisa menjadi juara di ajang – ajang yang di laksanakan pada dies natalis, lanjut perempuan yang akrab di pangil Ana ini.
Namun, saya juga berharap fakultas – fakultas lain agar bisa lebih berusaha untuk menjadi juara juga di lomba – lomba dies natalies berikutnya, dan terkhir harapan saya dari kegiatan Dies Natalis ini agar juga mampu menjadi ajang promosi di luar kampus, setidaknya acara dies natais menjadi daya tarik untuk calon – calon mahasiswa. Pungkas Ana. RED-UGH